Artikel
Filosofi & Makna Logo Desa Magersari
Filosofi & Makna Logo Desa Magersari
"PANCA DAYA TUNGGAL"
Logo Desa Magersari dirancang sebagai lambang identitas, cita-cita, dan semangat kebersamaan seluruh warga desa. Setiap elemen visual yang tertera di dalamnya mengandung nilai spiritual, sosial, dan ekonomi yang mendalam:
1. Elemen Visual dan Maknanya
-
Bintang (Ketuhanan Yang Maha Esa): Terletak di bagian paling atas logo, bintang melambangkan landasan spiritual dan keimanan masyarakat Desa Magersari kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai tuntunan utama dalam kehidupan bermasyarakat.
-
Padi dan Jagung (Kemakmuran): Menggambarkan potensi pertanian dan ketahanan pangan desa. Padi dan jagung menjadi simbol kesuburan tanah serta harapan akan kemakmuran dan kesejahteraan ekonomi bagi seluruh warga.
-
Kuda (Kekuatan): Sosok kuda yang gagah melambangkan kekuatan, ketangguhan, kerja keras, dan keberanian warga Desa Magersari dalam menghadapi tantangan serta membangun desa menuju kemajuan.
-
Perisai Segilima (Persatuan 5 Dusun Menjadi 1 Desa): Bentuk perisai segilima melambangkan perlindungan dan persatuan erat dari 5 dusun (Mayang, Pacar, Juwet, Kajangan, dan Geger) yang ada di wilayah Desa Magersari, yang melebur dan berdiri teguh sebagai satu kesatuan desa yang utuh.
-
Warna Emas (Kejayaan): Dominasi warna emas memancarkan kemewahan, kejayaan, keagungan, dan cita-cita luhur untuk membawa Desa Magersari menuju masa depan yang gemilang.
2. Makna Slogan / Kalimat Logo
"PANCA DAYA TUNGGAL" Arti: Lima Kekuatan Dalam Satu Persatuan
Slogan ini menegaskan bahwa keberagaman potensi dan nilai dari lima dusun yang ada di Desa Magersari tidak saling memisahkan, melainkan menyatu menjadi satu daya dan kekuatan yang solid demi kemajuan bersama.
Visual Video :
Magersari, 01 Agustus 2026
Admin : Rozin Muhammad